DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.911.330.901 (18 SEP 2018)

Polisi Selidiki Keracunan Massal di Kampar

Rudi Kurniawansyah - 03 Juli 2018 19:59 wib
Ilustrasi. ANT
Ilustrasi. ANT

Pekanbaru: Sebanyak 122 warga Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Riau, keracunan massal. Ratusan warga diduga keracunan makanan yang dikonsumsi saat kondangan di rumah salah satu warga, pada Sabtu, 30 Juni 2018. 

Walhasil polisi kini menyelidiki kasus keracunan tersebut, yang kini berstatus kejadian luar biasa (KLB) keracunan. "Pemeriksaan sudah pada sejumlah saksi dan masih menunggu hasil tes uji lab sampel makanannya," kata Kapolda Riau Inspektur Jenderal (Irjen) Nandang 
Nandang, Selasa, 3 Juli 2018. 

Dia mengatakan, sampel makanan telah dikirim Dinas Kesehatan Riau ke Balai Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Riau. Adapun sampel makanan yang dikirimkan adalah sate, soto, es tebak, nasi putih, rendang, gulai kambing, gulai rebung, ayam kecap, ayam bumbu, sambal lado hijau, kue, dan agar-agar.

Dinas Kesehatan Riau telah menetapkan kejadian luar biasa (KLB) atas peristiwa yang untungnya tidak menimbulkan korban jiwa tersebut pada Senin, 2 Juli.

"Ditetapkan KLB karena ini termasuk kimia lingkungan dan sesuai dengan Permenkes Nomor 2 Tahun 2013 tentang KLB keracunan pangan," jelas Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir di Pekanbaru, Senin, 2 Juli 2018.

Mimi menjelaskan, dari hasil observasi ditemukan korban keracunan sebanyak 122 orang yang terdiri dari 84 dewasa yaitu 40 laki-laki dan 44 perempuan.

Kemudian sebanyak 38 korban anak-anak yakni 21 anak laki-laki, dan 17 anak perempuan.

Sedangkan, sebanyak 30 warga terpaksa harus dirujuk perawatannya ke rumah sakit yang terdiri dari 19 dewasa yaitu 7 laki-laki dan 12 perempuan. Kemudian 11 anak-anak yakni 7 anak laki-laki dan 4 anak perempuan.

"Saat ini, disamping pelayanan juga dilakukan survei dan observasi serta investigasi epidemiologi kesehatan lingkungan di lokasi acara," pungkas Mimi.

Sebelumnya sebanyak 122 warga menjadi korban keracunan makanan diduga setelah menyantap hidangan di acara kondangan, di Rumah Samsuar. Ratusan korban yang mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah, diare, pusing, sakit kepala terpaksa harus dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Bangkinang, Kampar dan Kota Pekanbaru.


(LDS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KERACUNAN MAKANAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-09-2018