Dua Desa di Aceh Barat Terisolasi

ant - 13 Desember 2018 20:24 wib
ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Meulaboh: Ratusan jiwa di Desa Alue Keumang dan Desa Babah Lhueng, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh terisolasi. Sebabnya, jembatan yang menjadi tumpuan warga menuju ke pusat kecamatan hingga ke Kota Meulaboh, Ibu kota Kabupaten Aceh Barat putus akibat terjangan arus sungai.

"Kami sudah sulit ke luar, untuk membeli kebutuhan warga harus berputar melewati satu desa lain dengan jarak tempuh lebih 5 kilometer. Yang sangat berdampak anak-anak sekolah," kata Kepala Desa Alue Keumang, Zulkifli, Kamis, 13 desember 2018. 

Jembatan penghubung itu dua desa itu ambruk terseret derasnya arus Krueng Sungai Meureubo, pada Selasa 11 Desember 2018. Saat peristiwa, aliran listrik ikut padam karena kabel dan tiang PLN terpasang di jembatan gantung tersebut ikut terseret ke sungai yang mengakibattkan listrik ikut mati.

Zulkifli, mengatakan, erosi sungai yang tidak mampu tertanggani sudah sangat berisiko bagi kehidupan masyarakat sekitar, bahkan sudah lebih 1 hektare tanah, kebun dan sawah sudah menjadi sungai karena tergerus secara perlahan.

"Di sini ada dua unit rumah sudah dibongkar sebab sudah sangat dekat dengan sungai,  ini ada satu lagi rumah juga akan dibongkar. Warga sudah takut sehingga rumahnya sudah ditingal, korban jiwa belum ada," sebutnya.

Zukkifli, menuturkan, warga setempat berharap segera dibangun jembatan penghubung untuk memperlancar aktivitas warga, terlebih lagi banyak anak-anak sekolah SMP - SMA sederajat harus ke luar untuk bersekolah.

Jembatan diharapkan warga hendaknya dengan kontruksi lebih bagus dan luas sehingga bisa masuk kendaraan roda empat ke desa mereka, sebab jembatan gantung yang telah ambruk tersebut hanya bisa dilintasi roda dua. 

Lokasi itu berjarak sekitar 45 kilometer dari Kota Meulaboh, harus melewati beberapa desa hingga menyeberang sungai melalui bendungan induk Irigasi Lhok Guci, perkampungan warga setempat juga tidak terlalu jauh dari bendungan itu.

Jembatan yang ambruk itu dibangun pada 2015 menghubungkan dua desa dengan jumlah penduduk yang terisolasi 120 kepala keluarga (KK) dengan 575 jiwa, pihak PT PLN tengah berupaya menyambung kabel jaringan listrik yang telah terputus itu.



(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BENCANA LONGSOR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 22-01-2019