6 Kali Bawa Sabu, Warga Malaysia Masuk Jebakan

Budi Warsito - 12 April 2016 21:28 wib
Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto saat memaparkan penangkapam WN Malaysia pengedar sabu, Selasa (12/4/2016). Foto: Metrotvnews.com/Budi Warsito
Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto saat memaparkan penangkapam WN Malaysia pengedar sabu, Selasa (12/4/2016). Foto: Metrotvnews.com/Budi Warsito

Metrotvnews.com, Medan: Aksi undercover penyidik Satuan Narkoba Polresta Medan membuahkan hasil. Pengedar sabu asal Malaysia yang merupakan sindikat jaringan pengedar narkoba internasional berinisial HB, 36, dicokok beserta total barang bukti 2 kilogram sabu. 

Tak hanya HB, turut diamankan empat orang lainnya yang merupakan jaringan HB. Keempat tersangka itu antara lain, AM, 49, warga Jalan Gatot Subroto, Gang Amal, Medan; Y, 42, warga Jalan G‎atot Subroto Gang Amal Medan; ZH, 46, warga Jalan Tapanuli Kelurahan Sei A‎gul Kecamatan Medan Barat; dan TP, 38, warga Jalan Terusan Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan HB ditangkap di Jalan Siombak ‎Medan dengan barang bukti seberat 115 gram sabu. HB tercatat menyewa rumah di Jalan ‎Pasar II Marelan dan beralamat di Taman Sitambun, Perak, Malaysia.

"Dari pemeriksaan diketahui HB sudah mengedarkan narkoba hingga enam kali di wilayah Kota Medan. Ia membawa sendiri narkoba jenis sabu tersebut dari Malaysia dan ‎mengedarkan di Medan bersama komplotannya," kata Mardiaz, di Mapolresta Medan, Selasa (12/4/2016).

Dari pengakuan tersangka, ia masuk lewat jalur perairan melalui Aceh. Sementara itu, b‎arang butki sabu tersebut disimpan tersangka di dalam brankas rumahnya.

Selain barang bukti dua kilogram sabu, polisi juga menyita timbangan elektrik, ponsel, buku catatan, dan buku rekening tabungan. 

Para pelaku terancam Pasal 114 Ayat 2 Sub 112 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2006 tentang Narkotika. "Ancamannya bisa hukuman mati," ujar Mardiaz.



(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG NARKOBA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 17-12-2017