Jokowi Resmikan Tol Palindra Seksi Satu

Alwi Alim - 12 Oktober 2017 19:56 wib
Presiden Jokowi meresmikan tol Palindra Palembang, 12 Oktober 2017, MTVN - Alwi
Presiden Jokowi meresmikan tol Palindra Palembang, 12 Oktober 2017, MTVN - Alwi

Metrotvnews.com, Palembang: Presiden RI Joko Widodo meresmikan jalan tol yang menghubungkan Palembang - Indralaya (Palindra), Sumatera Selatan, pada Kamis 12 Oktober 2017. Presiden mengapresiasi pembangunan tol pertama di provinsi tersebut.

Presiden menyebutkan tol membentang hingga sepanjang 22 kilometer. Namun peresmian kali untuk jalur tol sepanjang 7,75 Km yang menghubungkan Palembang menuju Pemulutan.

Presiden mengakui tak mudah membangun jalan tol. Sebab, kondisi tanah rawa menjadi kendala. Sehingga pengembang harus menimbun tanah hingga ketinggian kurang lebih 7 meter.

"Perlu kontruksi yang kuat untuk membangun tol ini," kata Presiden di sela-sela peresmian tol Palindra.

Presiden mengaku kedatanganannya untuk memberikan ucapan selamat pada institusi yang terlibat dalam pembangunan tol. Presiden juga menegaskan pembangunan tol merupakan proyek besar untuk menyejahterakan masyarakat.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Heri Trisaputra menyatakan jalur tol Palembang-Pemulutan sudah bisa dilintasi. Ia mengaku tak ada kendala dalam pembangunan jalan.

"Sekarang kondisi sudah baik dan aman untuk dilintasi," katanya saat ditemui disela kegiatan kunjungan Jokowi ke Tol Palindra, Kamis 12 Oktober 2017.

Untuk sementara, penggunaan seksi satu tol Palindra ini akan digratiskan selama satu bulan sembari menunggu pengerjaan seksi dua dan seksi tiga.

Untuk seksi dua dan tiga sejauh ini masih dalam tahap pembangunan. Karena memang pembebasan lahannya sempat tersendat sehingga pembangunan pun sedikit terlambat. Untuk tarif saat ini masih tengah dihitung berapa nantinya yang akan diterapkan.

"Masih dikaji dahulu berapa nantinya tarif yang akan diterapkan," pungkasnya. 


(RRN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG JALAN TOL
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 23-10-2017