DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Korsleting Listrik Penyebab Kebakaran di Lanud Pangkalpinang

Anwar Sadat Guna - 13 Maret 2018 00:17 wib
Petugas damkar yang tengah memadamkan lokasi kebakaran. Medcom.id/ Anwar Sadat Guna
Petugas damkar yang tengah memadamkan lokasi kebakaran. Medcom.id/ Anwar Sadat Guna

Batam: Kebakaran hebat terjadi di bagian hanggar pesawat Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanud), Jalan Nusantara, Kilometer 12, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Senin, 12 Maret 2018. Kebarakan diduga dipicu korsleting listrik genset di gudang hanggar. 

Komandan Lanud TNI AL Tanjungpinang,  Letkol Laut (P) Henoch Nasarius Virzawan, membenarkan kejadian tersebut. 

Informasi yang dihimpun Medcom.id, percikan api yang muncul akibat korslering listrik diduga merambat ke bagian yang mudah terbakar sehingga api cepat membesar. 

Berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran, kobaran api di gudang Lanudal RHF Tanjungpinang berhasil dipadamkan, dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. 

“Iya benar, hanggar pesawat di Lanudal alami kebakaran. Kebakaran saat ini sudah berhasil dipadamkan,” kata Henoch.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksma TNI Ribut Eko Suyatno mengatakan, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik pada genset yang berada di luar hangar. 

"Di hanggar tersebut kebetulan tempatnya alat-alat keselamatan," tutur dia.

Eko menambahkan, petugas pemadam kebakaran yang tiba cepat di lokasi berhasil mengendalikan kobaran api. 

"Meski sempat membesar, namun berhasil dipadamkan," ujarnya sembari mengatakan akan dilakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.

Regu pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berasal dari Damkar Kota Tanjungpinang dan Damkar Alat Keselamatan Penerbangan (AKP) Lanud TNI AL Tanjungpinang. 


(SCI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KEBAKARAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 14-12-2018