Facebook Larang Pasang Iklan Video tak Pantas

Ellavie Ichlasa Amalia - 14 September 2017 13:05 wib
Facebook batasi video yang bisa mendapatkan iklan. (AFP PHOTO / LIONEL BONAVENTURE)
Facebook batasi video yang bisa mendapatkan iklan. (AFP PHOTO / LIONEL BONAVENTURE)

Metrotvnews.com: Jumlah pengguna Facebook yang sangat banyak memang menarik bagi para pengiklan. Namun, belakangan ekosistem periklanan di Facebook juga mulai diperhatikan oleh merek-merek besar, yang kini menjadi khawatir iklan mereka akan tampil pada konten yang dianggap tidak pantas. 

Untuk menghilangkan kekhawatiran ini, Facebook baru saja membuat peraturan baru yang menjelaskan jenis video dan artikel yang tidak diperbolehkan menampilkan iklan. Selain itu, mereka berkata, mereka juga akan memberitahukan pengiklan tentang dimana iklan mereka akan tampil, baik iklan dalam platform, aplikasi eksternal atau rekan mereka. 

Menurut New York Times, peraturan baru Facebook ini akan dijalankan oleh algoritma dan didukung oleh tinjauan manusia untuk memastikan agar iklan tidak muncul di konten yang membahas tentang tragedi di dunia, isu sosial kontroversial, penyalahgunaan karakter kartun anak-anak, kekerasan, darah, adegan telanjang dan bahasa kasar.

Facebook akan mengaplikasikan peraturan ini secepatnya untuk video. Dalam beberapa bulan ke depan, peraturan ini juga akan diberlakukan pada konten tulisan. Facebook berkata, pengguna yang terus menerus melanggar peraturan mereka, membagikan artikel clickbait atau berita palsu akan dilarang menerima iklan. 

"Para pengiklan merasa khawatir tentang iklan digital dan kami ingin melakukan semua yang kami bisa untuk memastikan bahwa kami menyediakan platform yang aman untuk penerbit konten, pengiklan dan orang-orang yang menggunakan platform tersebut," ujar Carolyn Everson, Vice President of Global Marketing Solutions, Facebook. 

Peraturan baru Facebook ini mirip dengan peraturan yang dibuat oleh YouTube. Keputusan keduanya ini muncul setelah para pengiklan menuntut akan akuntabilitas yang lebih baik dari para perusahaan internet raksasa terkait dimana dan bagaimana iklan mereka ditampilkan.


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG MEDIA SOSIAL
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-11-2017