Refactory Ingin Buka Kantor Baru di Yogyakarta

Ellavie Ichlasa Amalia - 25 September 2017 17:31 wib
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Refactory, startup asal Bandung, berencana untuk membuka pusat pelatihan kedua di Yogyakarta. Alasannya adalah karena semakin tingginya permintaan industri akan profesi programmer

"Melihat perkembangan di Bandung yang cukup signifikan dan berhasil meluluskan lima batch (angkatan) sejak Januari tahun ini, kami melihat Yogyakarta sangat potensial, karena permintaan untuk membuka kelas di sana cukup besar," kata CEO Refactory Taufan Aditya.

Bertujuan untuk meningkatkan kualitas programmer Indonesia, keberadaan Refactory di Bandung menciptakan standar bagi programmer.

"Kami bisa pastikan, lulusan kami berada di medium dan high level seorang programmer dan ingin membuat semacam aturan main jika profesi ini profesi yang penting dengan penghargaan atau bayaran yang setimpal," kata Taufan. 

Taufan merasa, gaji tersebut memang pantas didapatkan, sesuai dengan tuntutan perusahaan akan programmer. "Ini untuk meningkatkan harga jual para programmer, membuat mereka setara dengan profesi seperti dokter atau pekerjaan lain," ujar Taufan. 

Markas Refactory di Yogyakarta akan didasarkan pada standar dari Course Report, yang merupakan lembaga penilai bootcamp dunia, khususnya terkait pengalaman selama mengikuti bootcamp dan tingkat kepuasan peserta setelah membayar pelatihan tersebut.

Saat ini, belum banyak pihak yang menyediakan pelatihan programmer seperti Refactory. Namun, mereka yakin, dengan semakin meleknya masyarakat akan teknologi, maka keberadaan pelatihan programmer akan semakin banyak. 


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG STARTUP
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 12-12-2017