Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

Dukung Elon Musk, Stephen Hawking Juga Ingatkan Bahaya Kecerdasan Buatan

Ellavie Ichlasa Amalia - 14 Maret 2018 12:53 wib
Stephen Hawking setuju dengan Musk soal bahaya AI. (AFP PHOTO / ANDREW COWIE)
Stephen Hawking setuju dengan Musk soal bahaya AI. (AFP PHOTO / ANDREW COWIE)

Jakarta: Stephen Hawking khawatir bahwa kecerdasan buatan atau AI bisa memperbanyak diri mereka sendiri dan mengalahkan manusia sebagai makhluk hidup yang mendominasi di dunia.

Meski terdengar tidak masuk akal, Hawking bukanlah satu-satunya orang yang mengkhawatirkan hal itu. Para ahli di bidang teknologi juga khawatir akan keberadaan AI.

"Saya takut AI akan menggantikan manusia," kata Hawking dalam sebuah wawancara dengan Wired pada bulan November tahun lalu. "Jika orang mendesain virus komputer, seseorang akan mendesain AI yang bisa memperbaiki diri dan melakukan duplikasi. Ini akan jadi makhluk hidup baru yang akan mengalahkan manusia."

Hawking bukanlah orang pertama yang memeringatkan akan bahaya AI. Pendiri SpaceX dan Tesla, Elon Musk juga mengklaim bahwa AI merupakan "ancaman pada eksistensi peradaban manusia". Musk juga menyebutkan bahwa AI kini berkembang dengan sangat cepat, layaknya "ombak besar". 

Salah satu hal yang Musk khawatirkan adalah pengembangan AI yang akan menjadi "Tuhan" dan menciptakan agamanya sendiri. 

Sebelum ini, Musk dan Hawking pernah bekerja sama untuk memperingatkan masyarakat luas akan bahaya AI. Bersama dengan ratusan peneliti dan ahli lainnya, mereka mendukung pengembangan 23 prinsip utama dalam pengembangan AI di masa depan. 

Prinsip tersebut terdiri dari konsep dasar seperti memastikan manusia dapat mengendalikan AI. Pada saat yang sama, prinsip itu juga membahas tentang konsep yang lebih luas seperti memastikan AI memiliki keuntungan dan AI yang dibuat harus sejalan dengan nilai kemanusiaan. 

Sama seperti Musk, Hawking khawatir karena masyarakat tampaknya tidak terlalu peduli dengan betapa cepatnya AI berkembang. 

"Saya percaya, tidak ada perbedaan besar antara apa yang bisa dicapai oleh otak manusia dan apa yang bisa dilakukan oleh komputer," kata Hawking. "Karena itu, secara teori, komputer akan bisa meniru kecerdasan manusia -- dan melampauinya."

Dalam industri teknologi, pendapat para ahli tentang AI beragam. Sementara Hawking dan Musk khawatir akan bahaya AI, ada juga orang yang mendukung pengembangan AI sepenuhnya, seperti CEO Facebook Mark Zuckerberg. 


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG ELON MUSK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 24-06-2018