DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.052.810.215 (14 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Apple Tidak Lagi Jual iPhone Bersubsidi

Lufthi Anggraeni - 12 Juli 2018 09:41 wib
Apple dilaporkan diharuskan pemerintah Jepang untuk mengubah kontrak penjualan dengan operator.
Apple dilaporkan diharuskan pemerintah Jepang untuk mengubah kontrak penjualan dengan operator.

Jakarta: Setelah sebelumnya diberitahu soal potensi pelanggaran regulasi anti-trust, kini, Japan Fair Trade Commission (FTC) menyebut kontrak penjualan Apple memaksa tiga operator besar Jepang menjual iPhone dengan diskon dari subsidi.

FTC menyebut bahwa kesepakatan ini mencegah operator seluler Jepang untuk menawarkan paket data bulanan berharga lebih terjangkau untuk konsumen. Karenanya, Apple dipaksa untuk mengubah kalimat pada kontrak penjualan dengan ketiga operator tersebut.

Jepang merupakan pasar terbesar kedua untuk iPhone di wilayah Asia setelah Tiongkok. Tahun lalu, Jepang berkontribusi sebesar delapan persen dari penjualan iPhone secara global.

Angka yang dilaporkan oleh pemerintah mengklaim bahwa iPhone memiliki pangsa pasar sebesar 50 persen di Jepang.

Menariknya, induk perusahaan Sprint, Softbank memiliki eksklusifitas untuk menjual iPhone di Jepang, sebagai hasil kesepakatan yang dilakukan dengan Steve Jobs pada tahun 2008 lalu.

Sementara itu, memaksa operator untuk menawarkan iPhone via dukungan subsidi berarti perangkat ini akan lebih terjangkau untuk konsumen di Jepang. Apple dilaporkan menerima pembayaran dalam jumlah yang sama dari operator untuk ponselnya.

Hal ini menyebabkan operator untuk harus berupaya mengatasi perbedaan, namun mereka telah menandatangani kontrak yang menjamin mereka untuk mendapatkan keuntungan. Sayangnya, kesepakatan ini disebut dapat merugikan konsumen Jepang.

Kini setelah Apple telah mengubah kontrak penjualan, operator Jepang tidak lagi berkewajiban untuk menjual iPhone dengan harga bersubsidi. Hal ini tidak berarti bahwa praktik ini akan segera berakhir di Jepang, namun juga tidak berarti bahwa konsumen segera tidak memiliki opsi lain jika ingin membeli iPhone.


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG APPLE
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 20-11-2018