Migrasi Data iCloud, Apple Minta Bantuan Server Tiongkok?

Ellavie Ichlasa Amalia - 13 April 2016 06:55 wib
Apple dikabarkan sedang mengembangkan data center. (AP Photo / Mark Lennihan, File)
Apple dikabarkan sedang mengembangkan data center. (AP Photo / Mark Lennihan, File)

Metrotvnews.com: Apple dikabarkan akan bekerja sama dengn vendor server asal Tiongkok, Inspur untuk melakukan transfer data layanan iCloud mereka, berdasarkan laporan DigiTimes.

Saat ini, Apple dipercaya menggantungkan diri pada Amazon Web Services (AWS) untuk memenuhi kebutuhan server cloud mereka. Namun, Apple memiliki rencana untuk membuat data center, yang berarti, mereka ingin menghentikan pengeluaran untuk membayar platform komputasi cloud dari pihak ketiga, terutama karena permintaan akan data dari pelanggan mereka akan terus naik.

Menurut Mac Rumors, Inspur saat ini menguasai 60 persen pangsa pasar internet server di Tiongkok. Sebelum ini, mereka telah bekerja sama dengan Microsoft, Intel, IBM dan perusahaan teknologi lain yang ingin meningkatkan kapasitas server mereka. 

Sekarang ini, Inspur telah memiliki fasilitas yang dekat dengan markas Apple di California, termasuk sebuah tim R&D dan sebuah pusat produksi. Namun, hingga saat ini, baik Apple maupun Inspur menolak untuk mengkonfirmasi atau membantah rumor ini.

Bulan lalu, Apple menandatangani perjanjian dengan Google bernilai sekitar USD400 - 600 juta agar Google Cloud Platform menyediakan infrastruktur cloud untuk iCloud dan layanan Apple lain yang berbasis cloud.

Selama ini, Apple tidak pernah secara gamblang menyebutkan layanan apa yang mereka gunakan untuk iCloud, meski rumor menyebutkan bahwa mereka menggunakan AWS dan Microsoft Azure. Hal ini berarti, Apple akan terus menggunakan beberapa penyedia layanan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Setidaknya sampai data center mereka dapat beroperasi.


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG APPLE
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 13-12-2017