DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 45.764.339.104 (19 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Konferensi Video akan Jadi Tren Masa Depan

Lufthi Anggraeni - 24 September 2018 16:04 wib
Logitech menyebut bahwa pergeseran generasi milenial mendorong tren kolaborasi video di masa depan.
Logitech menyebut bahwa pergeseran generasi milenial mendorong tren kolaborasi video di masa depan.

Jakarta: Logitech menyebutkan, industri kolaborasi video akan menjadi tren yang berkembang di masa depan, didorong oleh jumlah masyarakat milenial yang semakin mendominasi. Semakin banyaknya generasi milenial ini turut berdampak pada perubahan gaya kerja modern.

"Perkembangan tren ini didorong perubahan generasi, yaitu milenial, mengubah gaya kerja menjadi modern. Ini relevan bagi bisnis untuk menghadapi tantangan baru di industri," ujar Head of Product Strategy and Sales Enablement Video Collaboration Logitech Simon Dudley.

Dudley juga berkata, lima tahun mendatang, generasi milenial akan menguasai 75 persen total tenaga kerja dunia. Prediksi ini sendiri sudah diucapkan oleh beberapa ahli. Sedangkan sekarang, sekitar 35 persen pegawai di seluruh dunia bekerja dari luar kantor.

Pergeseran generasi yang berdampak pada perubahan cara kerja dan pemanfaatan teknologi turut memengaruhi pertemuan atau rapat yang diselenggarakan penggiat bisnis. Hal ini mendorong pelaku bisnis untuk memprioritaskan kecepatan pengambilan keputusan sekaligus meningkatkan produktivitas.

Sementara itu, teknologi video conference disebut Dudley turut mendorong tiga tren lainnya pada beberapa tahun mendatang. Tiga tren itu adalah pemanfaatan konferensi video yang semakin luas, munculnya perangkat-perangkat yang lebih mudah digunakan dan semakin banyaknya layanan pendukung video conference.

Menurut Dudley, sekarang, dengan uang lebih sedikit, perusahaan akan mampu untuk memperoleh teknologi video conference yang mungkin tidak dapat didapatkan pada 25 tahun lalu. Dudley mengaku, sistem video conference memang sudah ada sejak lama. Meskipun begitu, teknologi itu tidak diadopsi secara massal selama 25 tahun terakhir.

Perluasan pemanfaatan teknologi video conference juga didorong oleh kian maraknya layanan video conference berbasis komputasi awan atau cloud. Selain itu, perkembangan teknologi ini juga dinilai mendorong kehadiran perangkat yang menawarkan kemudahan penggunaan berkat teknologi otomasi baru lebih canggih.


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG LOGITECH
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 21-10-2018