Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.626.772.093 (16 JULI 2018)

Mengenal Bapak Pinyin Zhou Youguang via Google Doodle

Ellavie Ichlasa Amalia - 13 Januari 2018 12:48 wib
Google Doodle hari ini.
Google Doodle hari ini.

Jakarta: Google merayakan ulang tahun Zhou Youguang dengan Doodle. Zhou dikenal sebagai "Bapak Pinyin". Pinyin adalah sistem romanisasi untuk bahasa Mandarin. 

Terlahir di Changzhou pada 1906, Zhou Youguang menunjukkan ketertarikan pada bahasa ketika umurnya 12 tahun.

Dia lulus dari SMA dengan berbagai penghargaan. Terlahir dengan nama Zhou Yaoping, dia memilih untuk menggunakan nama pena "Yougang" karena dia ingin "menerangi" dunia. 

Menurut laporan Al Jazeera, Zhou mendaftarkan diri di St John's University yang terletak di Shanghai pada 1923. Namun, dia kesulitan untuk membayar biaya kuliah.

Untungnya, teman dan keluarganya membantunya untuk membayar uang masuk dan juga uang sekolahnya. Mengambil jurusan ekonomi, dia lulus pada 1927. Dia juga mengambil pelajaran tambahan di bidang bahasa. 

Zhou menikah dengan Zhang Yunhe pada 1933. Dia kemudian pindah ke Jepang untuk melanjutkan sekolahnya. Dia kembali ke Tiongkok pada 1937, pada saat dimulainya perang Jepang-Tiongkok.

Setelah Jepang kalah pada 1945 pada akhir Perang Dunia Dua, Zhou bekerja di bank Sin Hua. Dia ditempatkan di luar negeri. Pertama, dia bekerja di New York City sebelum dipindahkan ke London. 

Pada 1949, dia kembali setelah Partai Komunis Tiongkok dibuat. Dia tidak sabar untuk ikut berkontribusi pada tanah airnya. "Kami semua pikir, Tiongkok punya kesempatan untuk berkembang; kami tidak sadar akan masalah yang kemudian terjadi.

Sejarah telah salah menuntun kami," kata Zhou pada The Guardian. Di Tiongkok, Zhou mengajar ekonomi di Funda University di Shanghai. Namun, dia tidak terus menjadi seorang ahli ekonomi. 


Foto: Wikimedia

Pada 1955, pemerintah menjadikan Zhou sebagai kepala komite untuk merombak bahasa Mandarin. Dia dipanggil oleh Zhou Enlai, orang yang dia temui ketika dia bekerja di bank dan kemudian menjadi orang nomor dua di Tiongkok. Pada awalnya, Zhou menolak tawaran pemerintah, mengatakan bahwa bahasa hanya hobi baginya. 

Dia tidak diizinkan menolak oleh pemerintah. Dia kemudian pindah ke Beijing. Di sana, dia mulai mengembangkan Pinyin, yang akan memakan waktu tiga tahun. Pinyin diresmikan pada 1958. Ketika itu, Pinyin tidak lebih dari bantuan untuk mengucapkan bahasa Mandarin dan bukannya sistem untuk mengganti tulisan Mandarin. 

Pekerjaannya yang fokus pada bahasa melindungi Zhou dari regulasi buatan Mao. "Mao tidak suka para ahli ekonomi -- terutama profesor ekonomi dari Amerika," kata Zhou dalam sebuah wawancara. "Ketika itu, saya sudah pindah pekerjaan ke bidang bahasa dan tulis menulis... Jika saya tetap di Shanghai, mengajar konomi, saya rasa saya bisa dipenjara selama 20 tahun."

Meskipun begitu, pada 1969, Zhou dikirimkan ke tempat kerja paksa karena dianggap sebagai akademisi kolot yang menentang perubahan. Dia dilepaskan dua tahun kemudian. Setelah dibebaskan, dia kembali ke rumahnya dan terus menulis tentang bahasa. 

Zhou menulis lebih dari 40 buku. Banyak buku buatannya dilarang karena dianggap terlalu mengkritik pemerintah. Sekitar 10 dari bukunya baru diterbitkan setelah dia berumur 100 tahun. Dia memulai blog tentang Tiongkok dan terus menulis blog sampai dia berumur 105 tahun. 


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG GOOGLE
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 16-07-2018