DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 45.764.339.104 (19 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Facebook Hapus Ratusan Akun yang Sebar Hoaks Politik

Ellavie Ichlasa Amalia - 12 Oktober 2018 17:16 wib
Facebook hapus penyebar hoaks politik di AS. (Photo by JOEL SAGET / AFP)
Facebook hapus penyebar hoaks politik di AS. (Photo by JOEL SAGET / AFP)

Jakarta: Facebook menghapus ratusan akun dan halaman di Amerika Serikat karena menyebarkan informasi salah terkait politik. Ini melanggar peraturan Facebook tentang konten "tidak asli" dan spam. 

Facebook mengatakan, sebanyak 559 halaman dan 251 akun telah dihapus. Sementara akun-akun itu memang mengunggah "konten politik sensasional", Facebook tidak menyebutkan bahwa itu adalah alasan mereka menghapus konten tersebut.

Mereka mengatakan, akun dan halaman di Facebook dihapus karena mereka terus menerus melanggar peraturan perusahaan. Facebook menyebutkan, untuk mendongkrak kepopuleran, banyak akun yang menggunakan akun palsu atau beberapa akun sekaligus. 

Facebook juga mengaku bahwa pemilu paruh waktu di Amerika Serikat merupakan salah satu alasan mereka melakukan penghapusan akun-akun ini.

Mereka menyebutkan, akun dan halaman yang mereka hapus membuat konten politik yang sulit untuk dibedakan dari konten debat politik yang sebenarnya, lapor The Verge

Salah satu akun yang dihapus adalah Right Wing News, yang menurut New York Times melaporkan berita salah tentang Christine Blasey Ford setelah pengakuannya di pengadilan terkait Kavanaugh. 

"Dengan semakin baiknya kami mengenali penyalahgunaan teknologi seperrti ini, para dalang di baliknya -- baik atas motivasi politik atau ekonomi -- akan mengubah taktik mereka untuk menghindar agar mereka tidak tertangkap," kata Facebook.

"Karena itulah, kami terus mengembangkan metode pencegahan, termasuk dalam hal teknologi, untuk mencegah hal ini. Karena orang-orang hanya akan saling berbagi di Facebook jika mereka merasa aman dan bisa memercayai orang-orang yang mereka temui di sini."


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG MEDIA SOSIAL
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 21-10-2018