Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.606.841.593 (13 JULI 2018)

Ribuan Aplikasi untuk Anak di Play Store Langgar Hukum Privasi

Ellavie Ichlasa Amalia - 16 April 2018 15:49 wib
Ilustrasi. (Getty Images/iStockphoto)
Ilustrasi. (Getty Images/iStockphoto)

Jakarta: Ribuan aplikasi di Google Play Store mungkin melacak aktivitas online anak-anak. Ini merupakan pelanggaran terhadap regulasi privasi Amerika Serikat, menurut survei yang dilakukan pada aplikasi-aplikasi Android. 

Menggunakan "evaluasi otomatis dari pengaturan privasi pada aplikasi Android", sebuah tim berisi peneliti dan ahli komputer dari universitas menyimpulkan bahwa dari 5.855 aplikasi yang ada dalam program ramah anak di Play Store, sebanyak 28 persen "mengakses data sensitif yang dilindungi oleh izin akses Android" dan 73 persen mengirimkan data sensitif melalui internet. 

Menurut Gizmodo, meskipun survei itu menyebutkan bahwa proses pengumpulan data anak tidak selalu melanggar Regulasi Perlindungan Privasi Online Anak (COPPA) -- regulasi yang membatasi data yang dikumpulkan dalam aplikasi untuk anak di bawah umur 13 tahun -- tidak ada satupun aplikasi itu yang meminta izin dari orangtua. 

Beberapa data yang dikumpulkan dan menyebabkan kekhawatiran terbesar adalah data lokasi -- dikumpulkan oleh 256 aplikasi -- data alamat email pemilik perangkat -- dikumpulkan oleh 107 aplikasi -- dan data nomor ponsel -- diambil oleh 10 aplikasi.

Sebanyak 1.100 aplikasi menggunakan persistent identifier, yang bisa digunakan untuk melakukan iklan tertarget, yang dilarang untuk digunakan pada anak.

Pada akhirnya, para peneliti menyebutkan bahwa hasil laporan mereka menunjukkan bahwa banyak aplikasi untuk anak yang tidak terlalu memedulikan peraturan dari Google Play. 

Satu hal yang harus diingat, semua data dalam survei ini dikumpulkan menggunakan metode otomatisasi. Karena itu, ada kemungkinan aplikasi yang dimaksud dalam survei tidak mengumpulkan data dengan ara yang terlarang oleh COPPA.

Meskipun begitu, para peneliti menyebutkan bahwa banyaknya aplikasi yang dilengkapi dengan fitur pelacak menunjukkan bahwa banyak developer yang tidak mematuhi peraturan perlindungan privasi anak. 


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG SMARTPHONE
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 16-07-2018