Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.606.841.593 (13 JULI 2018)

Pemerintah Dorong Semua Operator Konsolidasi

Lufthi Anggraeni - 16 April 2018 16:41 wib
Pemerintah masih mendorong operator untuk melakukan konsolidasi setelah proses refarming jaringan 2,1GHz selesai.
Pemerintah masih mendorong operator untuk melakukan konsolidasi setelah proses refarming jaringan 2,1GHz selesai.

Jakarta: Selesainya proses refarming jaringan 2,1GHz untuk disambut baik oleh pemerintah yang diwakili oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia.

Namun, pemerintah juga mendorong operator untuk melakukan konsolidasi agar dapat menghadirkan layanan lebih baik bagi konsumen.

"Soal kekurangan frekuensi, saya pastikan setelah ini tak ada yang kurang. Tapi kita masih dorong yang namanya konsolidasi, semua tergantung pada pemegang saham, operator. Pemerintah hanya bertugas untuk menfasilitasi dan mendorong," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.

Menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait konsolidasi kepada operator seluler, Rudiantara menjamin ketersediaan frekuensi untuk operator yang bersedia melakukan konsolidasi. Pemerintah juga tengah mempersiapkan blok frekuensi tambahan, yang tengah coba dibebaskan.

Rudiantara juga menyebut pemerintah akan menghadirkan dukungannya dengan menyiapkan regulasi guna mengawal dan menjaga proses konsolidasi tersebut berjalan dengan baik. Sebab menurut Rudiantara, konsolidasi perlu dilakukan untuk meningkatkan skala dan daya tawar operator.

Hal tersebut akan menyebabkan biaya akuisisi lebih rendah, dan memberikan dampak menguntungkan bagi konsumen secara langsung.

Menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada operator turut menyebabkan Kemenkominfo sebagai pemerintah tidak dapat menentukan batas akhir waktu hingga konsolidasi ini terwujud.

Konsolidasi ini juga disebut Rudiantara terkait dengan kepentingan bisnis dari masing-masing operator, dan pemerintah, dalam hal ini Kemenkominfo, tidak memiliki kapasitas untuk turut campur tangan dalam keputusan terkait bisnis operator tersebut.

Sebagai informasi, keinginan pemerintah agar hanya sebanyak tiga atau empat operator seluler yang beroperasi di Indonesia, telah diumumkan sejak beberapa tahun belakangan.

Keinginan tersebut didorong oleh persaingan ketat antar operator, yang mengakibatkan masing-masing operator cenderung mendapatkan keuntungan berjumlah sedikit.


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TEKNOLOGI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 16-07-2018