Gandeng Siemens, STTS Surabaya Terapkan Software Bisnis Kelas Dunia

Riandanu Madi Utomo - 18 Januari 2017 12:12 wib
Software yang dihibahkan merupakan software khusus untuk industri
Software yang dihibahkan merupakan software khusus untuk industri

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS) mengumumkan menerima bantuan unit bisnis software Product Lifecycle Management (PLM) dari Siemens senilai USD45 juta (sekitar Rp599 miliar).

Bantuan tersebut dikatakan akan membuat mahasiswa STTS untuk mengadopsi teknologi serupa yang digunakan oleh perusahaan di seluruh dunia dalam mengembangkan produk inovatif di berbagai industri, termasuk otomotif, aerospace, permesinan, pembuatan kapal (ship building), elektronik berteknologi tinggi dan lainnya.

"Hibah ini sangat bermanfaat bagi kami untuk melatih mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja di masa mendatang dengan menggunakan salah satu solusi software dengan desain teknik terbaik yang pernah ada," ujar Ketua Program Studi Teknik Industri STTS, Tigor Tambunan.



Hibah tersebut mencakup portofolio Tecnomatix milik Siemens, yaitu software untuk sektor digital manufacturing dan NX yang bisa digunakan untuk keperluan desain, manufaktur dan teknik dengan bantuan komputer (CAD/CAM/CAE) terintegrasi. Hibah ini diberikan melalui GO PLM Siemens, sebuah program akademik yang menyediakan software PLM untuk sekolah-sekolah di berbagai jenjang.

"Belajar dalam konteks proyek di dunia nyata akan membantu mahasiswa mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam terkait dengan penerapan ilmu sains, teknologi, teknik dan matematika (STEM)," ujar Global Director, Academic Partner Program, Siemens PLM Software, Dora Smith.

"STTS mampu memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dengan menggunakan software dan teknologi serupa yang digunakan oleh produsen-produsen manufaktur terkemuka, dalam mempersiapkan mereka untuk berkarir di bidang STEM."


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TEKNOLOGI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 17-08-2017