Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.400.516.227 (19 JUNI 2018)

Teori Lubang Hitam, Belum Terbukti dan Tak Terbantahkan

Cahyandaru Kuncorojati - 14 Maret 2018 22:30 wib
Stephen Hawking saat menjelaskan Teori Lubang HItam di tahun 2015. (Adam af Ekenstam)
Stephen Hawking saat menjelaskan Teori Lubang HItam di tahun 2015. (Adam af Ekenstam)

Jakarta: Sebagian besar masyarakat di dunia mungkin sepakat bahwa Stephen Hawking selama hidupnya telah berkontribusi terhadap ilmu pengetahuan manusia. Salah satunya adalah Teori Lubang Hitam yang menjadi salah satu warisan.

Ironisnya, meskipun teori ini sangat dipuji-puji oleh ilmuwan dan dunia ilmu pengetahuan, tapi teori yang dilontarkannya bersama Roger Penrose di tahun 1970 tidak turut membantunya mendapatkan penghargaan Nobel.

Alasannya, teori ini belum dibuktikan secara langsung, tapi juga tidak terbantahkan karena seluruh perhitungan yang dilakukan dan dikemukakan oleh Hawking ini sepenuhnya rasional dan mengutip teori yang sudah lebih dulu diajukan oleh ilmuwan lain. Salah satunya Hukum Relativitas Albert Einstein.

Dalam situs hawking.org.uk yang diciptakan untuk menuangkan hasil pemikiran dari Hawking, dijelaskan bahwa Lubang Hitam tidak memiliki warna hitam seperti yang digambarkan selama ini.

Lubang Hitam memilii gravitasi yang sangat kuat, sehingga benda dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya sekalipun pasti akan terhisap ke dalamnya.

Perlu diketahui, kecepatan cahaya juga menjadi kecepatan tertinggi, sehingga benda apapun dipastikan bisa terhisap ke Lubang Hitam. Gaya tarik gravitasinya yang sangat kuat oleh Hawking digambarkan akan membuat benda yang terhisap berbentuk seperti spageti alias menipis dan akhirnya benar-benar hilang terhisap.

Hawking sendiri berpendapat bahwa Lubang Hitam tidak hanya ada satu, tapi banyak sekali dan tidak hanya ada di galaksi Bima Sakti, tempat tinggal planet Bumi saat ini.

Hawking meyakini bahwa Lubang Hitam menyimpan banyak informasi di dalamnya, karena manusia mungkin hanya bisa menceritakan apa yang mereka lihat dari luar Lubang Hitam. Meskipun begitu, Hawking juga menyadari hingga saat ini belum ada satupun Lubang Hitam yang sudah ditemukan.

"Kalau Lubang Hitam ditemukan pasti aku sudah mendapatkan Nobel," ungkapnya. Tentu saja teori ini sulit dibuktikan dan memiliki imajinasi yang sangat tinggi. Ilmu pengetahuan hanya mengakui sesatu yang bisa dbuktikan alias valid.

Kembali ke penjelasan awal, meskipun Teori Lubang Hitam belum bisa dibuktikan, perhitungan yang dilakukan Hawking sangat rasional. Ini ilmuwan dan dunia ilmu pengetahuan hingga saat ini belum bisa membantah teori tersebut.


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG STEPHEN HAWKING
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 19-06-2018