Adroady, Startup Iklan di Mobil Berformat Video

Cahyandaru Kuncorojati - 10 Februari 2018 14:43 wib
Perkenalan startup Adroady, penyedia iklan mobil dalam format programmatic video.
Perkenalan startup Adroady, penyedia iklan mobil dalam format programmatic video.

Jakarta: Salah satu cara beriklan yang tengah populer di Indonesia adalah poster iklan yang melekat di kaca belakang mobil. Sangat banyak startup bermain bisnis ini. Adroady adalah salah satu startup yang mencoba menwarkan hal berbeda.

Tentunya iklan dalam bentuk video lebih menarik perhatian, dan Adroady melakukannya menggunakan teknologi sistem programmatic yang ditampilkan lewat videotron yang terpasang di mobil.

"Kami melihat ada peluang dari bisnis car advertising, media iklan stiker kurang menarik karena statis. Setelah riset hampir dua tahun, kami yakin format dengan video ini bisa diterapkan di Indonesia karena ada pasarnya," ungkap CEO & Founder Adroady Edward Halley.

Jadi setiap mobil akan dipasangkan sebuah layar videotron LED berukuran 64 cm x 32 cm yang terhubung dua kamera di bagian belakang mobil dan sebuah single board computer yang juga menyediakan aplikasi untuk pengemudi.



Setiap video iklan yang muncul berdurasi 30 detik, setiap iklan yang masuk ke server Adroady akan menampilkan konfirgurasi pilihan klien pengiklan. Misalnya dimana saja lokasi yang diinginkan saat iklan itu muncul dan jam berapa.

Teknologi itu disebut sebagai programmatic video, sebuah teknologi yangmenurut Halley menjadi tambahan keunggulan dari Adroady selain iklan berformat video yang membedakannya denga startup beriklan di mobil lainnya.

Lalu kedua kamera tadi memiliki dua fungsi, satu kamera untuk menghitung impresi atau objek dibelakang mobil yang melihat iklan serta satu lagi untuk kebutuhan penglihatan spion belakang si pengendara mobil.



Menurut Halley, beriklan menggunakan kendara apalagi di kaca bagian belakang mobil tetap tidak boleh mengacuhkan faktor keselamatan pengemudi. Makanya, Adroady sengaja menyediakan perangkat kamera dan monitor mini yang berfungsi sebagai spion belakang.

Halley menuturkan bahwa perusahaan yang didirikannya pada April 2017 memiliki target untuk memangsnag 1.000 layar lagi hingga akhir 2018. Adroady juga ingin bisa megembangkan machine learning.


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG STARTUP
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 25-05-2018