Program Open Source Mulai Banyak Digunakan Perusahaan, Ini Alasannya

M Studio - 04 Agustus 2017 12:00 wib
 Senior Solution Architect Teradata, Fajar Muharandy.
Senior Solution Architect Teradata, Fajar Muharandy.

Metrotvnews.com, Jakarta: Software open source menjadi primadona di kalangan pengguna teknologi di dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Kehadiran platform dan software open source tersebut dinilai memiliki daya tarik tinggi akibat keterjangkauan yang dihadirkannya dalam segi biaya.
 
Terjangkauannya di bidang biaya tersebut mendorongnya untuk dimanfaatkan berbagai perusahaan yang tengah menggiatkan upaya beralih ke arah virtual atau dalam melakukan transformasi digital.
 
Namun, mengusung sifat terbuka yang memungkinkannya diakses oleh berbagai pihak menimbulkan keraguan di kalangan penggunanya terkait keamanan yang dihadirkan oleh software dari platform ini.
 
Hal tersebut tidak mempengaruhi keputusan Teradata untuk menjadikan open source sebagai salah satu fokus utama mereka dalam beberapa tahun terakhir. Keputusan tersebut turut didorong oleh perkembangan open source yang pesat, yang disambut baik pelanggan.
 
“Perkembangan open source yang kian pesat ini juga berkat dukungan industri yang mengadaptasi open source dan menjadi commiters dari teknologi open source itu sendiri,” ujar Senior Solution Architect, Fajar Muharandy.
 
Dalam upayanya menjadikan open source sebagai fokus utamanya, Teradata menerapkan sejumlah cara, seperti dengan menyediakan jasa konsultasi dengan salah satu divisi terfokus pada implementasi teknologi open source, bernama Think Big Analytics.
 
Fokus tersebut turut mendorong Teradata untuk menjadikan sejumlah produknya menjadi open source, dan memungkinkan sistem dan mesin pada produk milik Teradata untuk dapat berfungsi di teknologi berbasis open source. Hal ini menjadi peta jalan yang disiapkan Teradata di masa mendatang.
 
Teradata juga memandang teknologi memiliki tempat mereka masing-masing dalam satu kesatuan ekosistem, sehingga memungkinkan perusahaan dalam menggunakan teknologi dari penyedia teknologi berbeda untuk saling mendukung, termasuk terkait keamanan.
 
Telah lama berkecimpung di industri teknologi, Teradata menilai semakin banyak perusahaan di Indonesia yang mengadopsi teknologi berbasis platform open source. Meskipun demikian, Teradata yakin perusahaan tetap membutuhkan garansi.
 
Open source memang menawarkan kemampuan eksplorasi dengan biaya yang lebih terjangkau, namun perusahaan dinilai tetap membutuhkan dukungan saat digunakan di skala besar. Hal ini selaras dengan keputusan menyediakan layanan jasa, yang menjadi salah satu bentuk garansi yang dihadirkan Teradata dalam mendukung perusahaan di Indonesia dalam mengadopsi open source.
 
Dukungan yang dihadirkan Teradata untuk perusahaan yang ingin mengadopsi open source salah satunya dihadirkan melalui platform Kylo. Sebab platform ini dibangun dengan memanfaatkan kemampuan sejumlah platform open source terbaru, termasuk Apache Hadoop, Apache Spark dan Apache Nifi.
 
Kylo juga dijelaskan Fajar, bukan sepenuhnya produk milik Teradata, berkat sifat open source yang diusungnya. Kehadiran Kylo turut menjadi cara Teradata dalam menghadirkan kemudahan adopsi platform big data, menganalisa serta mengelola data yang dimiliki perusahaan. 
 
Namun, sebelum memikirkan teknologi open source yang akan digunakan, Teradata ingin mendorong perusahaan untuk mempertimbangkan nilai yang ingin mereka capai serta permasalahan yang ingin diselesaikan dengan menggunakan teknologi tersebut.

VP IT Digital Enablement Telkomsel, Metra C Utama
Pendapat serupa disampaikan Telkomsel yang juga semakin giat memanfaatkan platform open source. VP IT Digital Enablement Telkomsel, Metra C Utama menyebut, Teradata mampu menghadirkan kemudahan termasuk berkat dukungan Hadoop, yang memungkinkan penyimpanan data dalam skala besar, seperti data milik Telkomsel.
 
Selain menyoal biaya yang lebih terjangkau, open source juga dinilai Telkomsel menarik berkat kemampuan eksplorasi yang diusungnya, serta proses inovasi teknologi di ekosistem open source yang berkembang pesat.
 
Bisnis model open source yang turut menyediakan dukungan komersial, seperti yang disuguhkan Teradata, memungkinkan perusahaan seperti Telkomsel yang memiliki service level requirement untuk menggunakan teknologi open source dengan lebih mudah.
 
Sementara itu, baik Teradata dan Telkomsel sepakat, perusahaan yang ingin mengadopsi teknologi open source harus mempersiapkan dan dan mempertimbangkan sejumlah hal. Termasuk kematangan di berbagai aspek, yang mungkin berbeda di setiap perusahaan.
 
Karenanya, perusahaan perlu mempertimbangkan dan mempersiapkan teknologi lain yang akan dikombinasikan dengan teknologi open source. Selain itu, perusahaan juga perlu mempersiapkan keterampilan di bidang teknis, yang dinilai memiliki kebutuhan lebih tinggi.
(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TEKNOLOGI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
MORE
TRENDING TOPIC
# intergrated box office system
ADVERTISEMENT
POPULAR
MOST COMMENTED
ADVERTISEMENT

Mon , 20-11-2017