DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 46.708.723.881 (21 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Robot Bebek Ini Bisa Jadi Teman Anak Pengidap Kanker

Ellavie Ichlasa Amalia - 11 Januari 2018 16:21 wib
Aflac Duck. (Tyler Lizenby / CNET)
Aflac Duck. (Tyler Lizenby / CNET)

Jakarta: Ada berbagai macam robot yang dipamerkan dalam ajang CES. Salah satunya adalah robot bebek yang dibuat untuk menjadi pendamping bagi anak-anak penderita kanker. Robot bebek itu dinamai My Special Aflac Duck. 

Aflac dikenal dengan iklannya yang menampilkan bebek yang mengeluarkan bunyi nama perusahaan. Sejak lama, perusahaan asuransi tersebut dikenal karena memberikan dukungan pada keluarga yang anaknya mengidap kanker. Mereka menghabiskan lebih dari USD120 juta (Rp1,6 triliun) untuk itu, lapor CNET

Aflac mendekati perusahaan riset dan kesehatan, Sproutel, yang dikenal karena membuat Jerry The Bear -- robot pendamping untuk anak-anak yang mengidap diabetes tipe 1. Kedua perusahaan tersebut ingin membuat robot yang bisa menjadi teman pendamping anak-anak yang mengidap kanker ketika mereka menjalani pengobatan. 

Sproutel menghabiskan waktu satu tahun untuk mencari informasi terkait pengalaman yang dihadapi oleh anak-anak, keluarga dan staf medis profesional ketika anak penderita kanker melalui kemoterapi. Studi dan pengetahuan itu membantu kedua perusahaan untuk mendesain My Special Aflac Duck, yang merupakan robot mainan yang juga berfungsi sebagai perangkat medis. 

Robot bebek ini memiliki sensor yang bereaksi pada sentuhan, mikrofon, dan sensor cahaya, membuat bebek ini bisa menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan.


Kartu untuk menggambarkan perasaan. (Tyler Lizenby/CNET)

Ketika Anda menggendong bebek ini, ia memiliki gerakan yang sangat natural. Ia bisa berdansa dan menyerodokkan kepalanya. Robot bebek itu bahkan memiliki detak jantung dan nafas. Ketika Anda menggelitikinya, ia akan berkotek dan menggerakkan kepalanya. Bebek ini juga nyaman untuk dipeluk. 

Bebek ini akan membuat anak merasa memiliki kendali atas sesuatu dalam masa ketika mereka kehilangan kendali atas hidup mereka. Mereka bisa menjaga sang bebek dengan memberikannya makan dan memandikannya. Bebek ini juga bisa menerima pengobatan layaknya kemoterapi. 

Pada bagian dada dari robot bebek ini, terdapat tempat bagi anak untuk meletakkan "kartu perasaan", yang menggambarkan perasaan yang berbeda-beda. Anak akan bisa menentukan apa yang sang bebek rasakan, yang biasanya merupakan refleksi dari persaan sang anak.

Ketika kartu dengan raut sedih diletakkan di dada bebek, ia akan merendahkan kepalanya dan berkotek sedih. Sementara ketika kartu dengan gambar senyum dimasukkan, sang bebek akan berkotek dengan senang dan menari.

Bebek ini bahkan memiliki sensor selang PICC (Peripherally Inserted Central Catheter) sehingga sang anak bisa melihat bebek yang juga merupakan temannya menjalani pengobatan yang sama dengan mereka. Robot bebek ini dihargai USD200 (Rp2,7 juta). Namun, Aflac kan memberikan robot ini secara gratis pada anak-anak yang baru saja didiagnosa kanker. 


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG ROBOT
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 22-10-2018