DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

CCleaner Jadi Penyebar Malware, Ini Pernyataan Avast

Riandanu Madi Utomo - 19 September 2017 14:45 wib
Avast sudah menggulirkan update untuk menutup celah keamanan di CCleaner (Ritchie B. Tongo/EPA)
Avast sudah menggulirkan update untuk menutup celah keamanan di CCleaner (Ritchie B. Tongo/EPA)

Metrotvnews.com: CCleaner, aplikasi pembersih junk files atau data sisa kerja Windows milik perusahaan anitivirus Avast baru ini menjadi sumber penyebar malware yang mengancam keamanan data setiap perangkat yang dipasangi aplikasi tersebut.

Menanggapi hal tersebut, pihak Avast baru saja melontarkan pernyataan resmi. Melalui blog resminya, Avast mengatakan pihaknya mengatakan telah menyelesaikan masalah tersebut.

"Segera setalah kami mengetahui adanya masalah ini, kami langsung bergerak untuk mencaari solusinya dan berhasil mengatasinya. Dalam waktu 72 jam masalah tersebut sudah berhasil kami selesaikan dan kami ingin melaporkan bahwa sejauh ini tidak ada pelanggan yang terkena dampak negatif dari adanya backdoor yang bisa menjadi pintu masuk malware tersebut," tulis pihak Avast melalui blog resminya.

CCleaner merupakan aplikasi yang dibuat oleh Piriform yang telah diakuisisi oleh Avast pada tanggal 18 Juli 2017 kemarin. Pihak Avast mengatakan hacker sudah mengincar server internal Piriform sejak sebelum Avast mengakuisisi perusahaan tersebut.

Sementara versi CCleaner yang sudah terinfeksi dirilis pada tanggal 15 Agustus 2017 dan terus tidak terdeteksi oleh sistem selama empat minggu.

Avast pertama kali mengetahui adanya infeksi di CCleaner pada tanggal 12 September melalui sebuah perusahaan bernama Morphisec yang juga memberitahu Cisco. Pihak Avast dikatakan langsung mengadakan investigasi sehingga penyebabnya bisa langsung segera diketahui.

Sejauh ini, hanya CCleaner versi Windows 32-bit dan 64-bit yang terinfeksi. Pihak Avast sudah merilis update dan memberitahu semua penggunanya. Sayangnya, pengguna versi gratis harus melakukan update secara manual karena fitur update otomatis hanya untuk pelanggan berbayar.


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG CYBER SECURITY
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-12-2018