Drone Kirim Pasokan Bahan Medis di Afrika

Lufthi Anggraeni - 03 Januari 2018 12:25 wib
Drone karya Zipline dimanfaatkan untuk mengirimkan pasokan darah ke rumah sakit di Rwanda, Afrika.
Drone karya Zipline dimanfaatkan untuk mengirimkan pasokan darah ke rumah sakit di Rwanda, Afrika.

Jakarta: Melalui kerja sama Kementerian Kesehatan Rwanda, drone karya startup Zipline dimanfaatkan untuk mengirimkan pasokan bahan medis. Kegiatan tersebut dinilai sejumlah pengamat mulai menunjukan dampak serius.

The Guardian melaporkan, layanan dengan drone ini telah mengirimkan lebih dari 5.500 unit darah bagi pekerja di area terpencil, lokasi yang sering kali mengalami kesulitan dalam memperoleh pasokan tersebut.

Layanan ini bekerja sama dengan 12 rumah sakit, seluruhnya dapat dijangkau oleh jaringan drone yang berbasis di negara di wilayah timur. Secara total, rumah sakit menyediakan perawatan dan obat untuk lebih dari lima juta jiwa.

Pengiriman via drone ini menjadi layanan penting karena memungkinkan rumah sakit mendapatkan pasokan baru yang dikirimkan secara berkala, bukan pasokan yang dikirim dari jauh hari sehingga telah rusak saat akan digunakan.

Pemerintah Rwanda mengumumkan dukungan penuh terhadap layanan pengiriman darah dan bahan medis via drone karena dinilai lebih cepat. Sebelumnya untuk mengirimkan darah, mereka membutuhkan waktu selama empat jam, sedangkan dengan layanan ini menjadi 45 menit.

Drone dapat terbang dengan kecepatan mencapai 60 mil per jam dan jaringan pengiriman dapat memberitahukan staff rumah sakit saat drone mendekati titik lokasi antar. Saat mencapai lokasi tujuan, drone akan menurunkan pasokan saat masih mengudara dengan menggunakan parasut, kemudian kembali ke basisnya.


(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TEKNOLOGI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (TEKNOLOGI)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 23-04-2018