Xiaomi Redmi 6A, Kualitas Sepadan Harganya

Cahyandaru Kuncorojati - 10 Desember 2018 17:12 wib
Xiaomi Redmi 6A.
Xiaomi Redmi 6A.

Jakarta: Ada yang berbeda dari Xiaomi Redmi yang meluncur tahun ini. Sejak masuk Indonesia, Xiaomi memprioritaskan smartphone terjangkau dengan performa menarik. Biasanya, performa yang terbilang menarik tidak lepas dari Snapdrgon sebagai otak di balik smartphone tersebut.

Redmi 6 dan Redmi 6A adalah dua ponsel yang tersedia untuk Indonesia dengan prosesor MediaTek. Selama ini, memang muncul anggapan bahwa prosesor buatan MediaTek tak pernah lebih baik dari Snapdragon, walaupun prosesornya kelas premium.

Xiaomi terlihat ingin membuktikan bahwa pakem tersebut tidak sepenuhnya benar. Smartphone yang Medcom.id jajal kali ini adalah Xiaomi Redmi 6A, yang menggunakan prsoesor MediaTek Helio A22. Berikut ulasan lengkapnya.

 

Desain


Xiaomi Redmi 6A mengusung desain yang sesuai kelasnya. Anda pengguna Redmi mungkin sadar bahwa Redmi tidak mengutamakan desain. Rumpun itu selalu menarik perhatian konsumen lewat spesifikasi dan harga yang ditawarkan.

Ketika membicarakan bodi, ada baiknya untuk tidak berharap banyak. Xiaomi Redmi 6A mengusung dimensi 147.5 x 71.5 x 8.3 mm. Ukuran ini termasuk kecil untuk ponsel sekarang. Ini juga didukung layar 5,45 inci resolusi 1440 x 720, yang dirasa masih proporsional dalam penggunaan sehari hari.



Melihat sisi depan, Xiaomi Redmi 6A menyematkan warna putih khas Redmi, tanpa poni yang bisanya meramaikan pasar ponsel kelas menengah. Bezel masih terasa cukup besar, sehingga Anda bakal melihatnya di semua sisi layar. Saat pertama kali menggunakannya, Anda tidak akan kaget dengan tampilannya yang memang sangat biasa.

Meskipun begitu, Xiaomi Redmi 6A mencoba tampil lebih keren pada bodi belakang. Anda bisa melihat bingkai kamera yang terpasang horizontal. Dalam bingkai tersebut ada satu lensa dan LED flash yang letaknya agak berjauhan.



Bingkai kamera ini agak menonjol, walaupun tidak begitu mengganggu saat Xiaomi Redmi 6A diletakkan di atas meja. Tidak ada pemindai sidik jari, bodi belakang Xiaomi Redmi 6A juga dilengkapi lubang speaker di dekat logo Mi. Tekstur bodi belakang ini cukup baik dan ergonomis saat digenggam satu tangan.

Terkait antarmuka fisik, Xiaomi Redmi 6A menyediakan slot SIM dan kartu Micro SD terpisah di pinggir kiri. Lubang speaker di bodi belakang membuatnya tidak perlu lagi menyediakannya di pinggir bawah, yang biasanya bersama port Micro USB. sementara tombol power dan volume berada di pinggir kanan, dengan letak yang cukup proporsional.



 

Antarmuka dan Software


Xiaomi Redmi 6A masih hadir dengan antarmuka yang sama dengan saudaranya yaitu Redmi 6 yang juga baru saja Medcom.id. Smartphone ini mengusung sistem operasi Android 8.1 Oreo dan antarmuka MIUI 10.



Tampilan ikonnya memang lebih menarik ketimbang versi MIUI sebelumnya sejauh Medcom.id menjajalnya antarmuka MIUI 10 cukup ringan. Sebetulnya, Redmi 6A hadir dengan banyak sekali aplikasi bawaan. Namun, aplikasi tersebut adalah aplikasi esensial dari Xiaomi, misalnya recorder, MIUI Community, dan lain-lain.

Xiaomi Redmi 6A tidak memiliki bloatware yang menggangu. Beberapa aplikasi pihak ketiga yang ditemukan mungkin sebagai bagian Xiaomi memenuhi aspek TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) dari sisi software.



Pada sisi keamanan, MIUI menyediakan fitur kunci perangkat menggunakan face unlock yang mengandalkan kamera depannya. Kecepatannya cukup gesit, namun dalam kondisi gelap, fitur ini memang kesulitan mengenali wajah penggunanya.

 

Kamera

Xiaomi Redmi 6A ditujukan sebagai senjata Xiaomi di segmen smartphone entry level. Kameranya belakangnya dibekali resolusi 13MP dan kamera depan 5MP. Antarmuka kameranya tidak buruk masih nyaman dan mudah digunakan untuk mengakses beragam fiturnya.

Hasil foto kamera belakang Xiaomi redmi 6A menurut Medcom.id sangat baik dalam kondisi outdoor maupun indoor selama pencahayaan mencukupi. Bahkan hasil fotonya tidak membuat minder, aman untuk Anda mengabadikan momen dan dibagikannya ke media sosial.





Warnanya cenderung terang, sehingga mungkin akan sulit mendapatkan kualitas foto dengan warna yang terlihat dramatis. Sisi baiknya, kemunculan noise atau flicker pada hasil foto hampir tidak terlihat kecuali Anda memperbesar fotonya.







Medcom.id mencoba kameranya untuk mengabadikan sebuah figurine dan hasilnya cukup bagus karena mampu menangkap warna dan jatuhnya cahaya atau bayangan dengan cukup akurat. Di kelas smartphone entry level kamera belakang Xiaomi Redmi 6A tidak buruk bahkan tersedia mode manual.

Sementara di kamera depannya selain mendukung fitur face unlock, hasil foto kamera depannya cukup tajam namun dengan mudah apabila Anda cukup jeli akan terlihat noise yang cukup banyak pada foto. Sekali lagi, kalau foto tersebut Anda tidak perbesar maka hal ini tidak menjadi masalah.



Dalam kondisi gelap, kamera depan Xiaomi redmi 6A mungkin kurang mampu menangkap objek foto. Hal ini dimaklumi karena smartphone entry level ini memang tidak terlalu menonjol di kualitas low light.

 

Performa


Dapur pacu Xiaomi redmi 6A didukung prosesor MediaTek Helio A22 2,0GHz dengan kombinasi RAM 2GB dan memori internal 16GB yang kabar baiknya slot MicroSD terpisah dengan slot kartu Dual SIM.

Dari pengujian menggunakan aplikasi benchmark, memang skor Xiaomi Redmi 6A tergolong kecil dibandingkan smartphone lain dengan RAM 2GB di harga Rp1-2 juta.



Selain itu, dari sisi gaming untuk game PUBG Mobile, smartphone ini hanya mampu berjalan di kualitas grafis rendah atau Low, dengan tampilan yang sedikit patah-patah. Jadi sangat disarankan Xiaomi Redmi 6A hanya digunakan untuk kebutuhan gaming ringan. Tentu saja lambat laun muncul rasa hangat di bagian belakangnya.

Namun, dalam pengujian baterai, Xiaomi Redmi 6A dengan baterai 3.000 mAh tercatat mampu bertahan hingga 8 jam 28 menit, cukup menjanjikan bagi penggunanya yang mungkin menggunakan smartphone untuk media sosial.




Kesimpulan
Tampilan Xiaomi redmi 6A memang tidak istimewa dan sangat kental dengan rasa entry level, tapi mereka masih menyediakan slot MicroSD yang terpisah dari kartu SIM. Selain itu dari segi fitur, masih ada face unlock sebagai pengganti pemindai sidik jari.

Pada dapur pacunya memang tidak bisa diandalkan untuk bermain game berat, tapi dari sisi kapasitas dan daya tahan baterai, Xiaomi Redmi 6A masih sangat baik bagi Anda yang menggunakan smartphone hanya untuk media sosial.

Xiaomi Redmi 6A dibanderol dengan harga Rp1.249.000 yang membuatnya menjadi salah satu smartphone yang cukup murah di kelas Rp1-2 juta. Terlepas dari performanya tadi menurut Medcom.id, Xiaomi redmi 6A sangat pas antara harga dan performa serta kualitas yang ditawarkannya untuk kelas entry level.
 
Spesifikasi  Xiaomi Redmi 6A
Prosesor MediaTek Helio A22
OS Android 8.1 Oreo
RAM  2GB
Memori Internal 16GB+ MicroSD
Kamera Belakang 13, Depan 5MP
Baterai 3.000 mAh
Layar  5,45 inci (1440x720)
Harga Rp1.249.000
 
8
Xiaomi Redmi 6A
Plus
  • Harga terjangkau
  • Fitur face unlock
  • MicroSD terpisah dari slot SIM
  • Kemamuan kameranya tidak buruk
  • Daya tahan baterai panjang
Minus
  • Tampilan biasa saja



(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG XIAOMI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA REVIEW
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 17-01-2019