Xiaomi Mi A1, Pendobrak Pasar Rp3 Juta

Ellavie Ichlasa Amalia - 13 Oktober 2017 17:33 wib
Xiaomi Mi A1. (MTVN)
Xiaomi Mi A1. (MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah puas dengan rumpun Redmi, Xiaomi akhirnya menghadirkan varian kelas menengah ke atas untuk pasar Indonesia. Xiaomi Mi A1 sebenarnya bukanlah ponsel Mi yang pertama yang hadir di Tanah Air. Mereka sudah lebih dulu memasarkan Mi 4i dua tahun silam.

Xiaomi Mi A1 menjadi ponsel Mi pertama Xiaomi yang dirakit di Indonesia. Kehadirannya untuk konsumen pastinya mengundang perhatian banyak pihak. Alasannya, bukan hanya soal harga, Xiaomi coba membuktikan bahwa mereka tidak hanya menciptakan ponsel yang terjangkau. Apa saja yang ingin mereka pamerkan dari Mi A1? Berikut ulasan Metrotvnews.com.

 

Desain

Xiaomi Mi A1 mengusung desain yang cukup keren. Smartphone dengan layar 5,5 inci ini mempunyai dimensi yang cukup ramping. Uniknya, dimensi ini tidak mengurangi kenyamanan ketika dipegang satu tangan. Padahal, bodinya yang berbalut metal seringkali menjadi masalah untuk pengguna yang tangannya mudah berkeringat. Xiaomi Mi A1 mencoba menghapus pemahaman tersebut, dan hasilnya bagi saya cukup sukses. Xiaomi menggunakan tekstur doff yang membuat bodinya agak kesat. 

Ditambah lagi, desain pinggirannya yang cenderung lembut karena tidak memiliki sudut lancip. Saya menggunakannya dengan memasukkan ke saku celana, dan tidak menemukan rasa licin ketika menariknya, untuk sekadar memeriksa medsos atau melihat jam.



Dimensi ramping Xiaomi Mi A1 dibungkus dengan kualitas material yang solid. Saya tetap menyarankan Anda menggunakan casing tambahan jika dirasa perlu. Meskipun terasa solid, material metal tidak selalu menyediakan ketahanan terhadap benturan yang lebih baik dari bodi plastik berlapis aluminium. 

Xiaomi Mi A1 menyediakan tiga tombol kapasitif yang dilengkapi dengan lampu LED. Tidak ikut tren bezel-less, Anda masih bisa melihat bingkai layar yang cukup luas di sisi atas dan bawah. Namun, Xiaomi Mi A1 punya bingkai pinggir kiri dan kanan yang sangat tipis, sehingga membuat tampilannya lebih premium.

Berpindah ke sisi belakang, Anda bisa melihat komponen dua kamera belakang di sisi kiri atas, tak lupa dengan dua flash yang punya dua warna berbeda. Bagian tengahnya tentu saja terpasang pemindai sidik jari, yang modelnya tidak berbeda dengan ponsel pesaing. Logo Mi dan Android One di bawah menunjukkan bahwa Xiaomi Mi A1 adalah ponsel yang eksklusif.



Desain Xiaomi Mi A1 memang terlihat keren, tetapi jika kita lihat lebih jauh, bentuknya tidak berbeda dengan ponsel kompetitor. Hal ini terlihat dari balur antena yang membengkok di pinggiran atas dan bawah. Menggunakannya selama beberapa waktu akan membuat Anda sadar bahwa tampilan depannya sudah cukup familier, terutama jika Anda sebelumnya telah menggunakan ponsel besutan perusahaan Tiongkok.

Hal ini semakin terlihat pada lubang speaker di pinggiran bawah, yang dipisahkan port USB Type-C. Kekurangan ini tidak akan berdampak besar untuk mayoritas pengguna Xiaomi.

 

Software & Antarmuka

Sebagai ponsel Android One, Xiaomi Mi A1 mengadopsi Android 7.0 Nougat versi terbaru, dan dipastikan ia mendapatkan Android 8.0 Oreo. Xiaomi Mi A1 tidak dibungkus dengan MIUI, membuatnya sebagai ponsel Xiaomi yang benar-benar berbeda selama ini. Tampilannya yang sangat Google, sudah pasti menyediakan berbagai layanan standar dari sang pencipta Android. Tampilan setiap ikon dan unsur warna yang dipakai terlihat sangat khas yang biasanya tersedia untuk Google Pixel. 

Aplikasi standar seperti galeri, menggunakan layanan bawaan Google Photos. Keuntungannya,m pengguna bisa melakukan sinkronisasi langsung ke cloud. Google sendiri menjanjikan ruang penyimpanan tak terbatas untuk semua pengguna Xiaomi Mi A1. Anda yang dulunya terbiasa menggunakan MIUI mungkin memerlukan beberapa fitur khusus, dan Xiaomi mengakomodirnya dengan menghadirkan aplikasi kamera dan pengatur infra merah.



OS Android murni pada Xiaomi Mi A1 menawarkan performa yang sangat ringan, baik ketika pertama kali dinyalakan, atau tengah menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Alasannya, memang tidak banyak aplikasi atau layanan tambahan yang terpasang, sehingga background process akan lebih sedikit. Semua manajemen dan pengaturan tidak menggunakan tema atau antarmuka tambahan. Ini memberikan ruang lebih kepada pengguna untuk memasang aplikasi yang lebih banyak. 

Kelebihan berikutnya dari Xiaomi Mi A1 secara software adalah prioritas untuk update dijanjikan lebih cepat, karena Google akan mengawasi langsung distribusi update. Dengan kata lain, Xiaomi Mi A1 termasuk ponsel yang lebih awal menerima pembaruan Android 8.0 Oreo. 

 

Kamera dan Video

Xiaomi Mi A1 menggunakan dua kamera belakang dengan kekuatan masing-masing 12MP. Keduanya punya fungsi berbeda, yaitu wide angle untuk kamera pertama dan telephoto di kamera kedua. Salah satu fungsi utama yang dihadirkan dari perpaduan kamera ini adalah efek bokeh yang lebih tajam.

Efek bokeh sendiri menekankan titik fokus pada objek tertentu, sehingga lingkungan di sekitar objek menjadi buram. Dalam presentasi saat meluncurkannya, Xiaomi menekankan kemampuan bokeh ini dan kualitas foto secara keseluruhan yang lebih tajam. Anda bisa melihat beberapa contoh hasil fotonya di bawah ini.

Dalam kondisi pencahayaan yang cukup, harus diakui, Xiaomi Mi A1 menawarkan kualitas jeprte yang sangat baik. Tingkat kecerahan yang tepat dan perekaman detail objek yang cukup baik patut mendapat acungan jempol. Kamera belakang ini bahkan mampu menekan jumlah noise yang muncul ketika merekam foto dalam pencahayaan yang kurang terik.

Di bawah adalah perbandingan antara mode standar (kiri) dengan mode HDR (kanan).



Sebenarnya, ini masih lebih baik dari ponsel Xiaomi lainnya, walaupun tidak begitu signifikan. Uniknya lagi, Xiaomi Mi A1 memberikan pilihan kepada pengguna melalaui mode manual, dalam menentukan lensa mana yang dipakai untuk merekam foto. Fitur ini tidak muncul pada ponsel dua kamera lainnya. 

Meskipun punya kamera bagus, perlu diingat bahwa Xiaomi Mi A1 tetap berada di kelas harganya. Smartphone ini tidak akan bisa diandalkan untuk merekam foto long exposure. Untuk pengambilan foto standar, kualitas kamera yang dimilikinya sudah lebih dari cukup.

Dalam skenario pengambilan efek bokeh, Xiaomi Mi A1 menawarkan pengaturan fokus perekaman objek sebelum foto diambil. Langkah perekaman ini berbeda dengan ponsel kompetitor, yang memberikan pilihan menentukan efek bokeh setelah foto direkam.



Secara kualitas objek foto ketika mengambil dalam mode portrait sangatlah baik. Hanya saja, mode beautify selalu aktif secara otomatis. Ini mungkin agak mengganggu untuk mereka yang ingin mendapatkan foto dengan hasil yang natural.

Bagus di kamera belakang, Xiaomi Mi A1 tampaknya tidak begitu bagus di kamera depan. Kamera 5MP memang tidak menawarkan sesuatu yang mewah. Hasil foto cenderung untuk memenuhi keperluan selfie saja, ketimbang menyediakan fitur unik. Di sisi lain, hal ini dirasa wajar, mengingat fokus utama Xiaomi Mi A1 memang pada kamera belakang. 



Di bawah ini adalah perbandingan foto yang diambil menggunakan Xiaomi Mi A1 dan Moto G5S Plus dalam keadaan yang sama. 



Dari perbandingan di atas, Anda bisa melihat Xiaomi Mi A1 menghasilkan foto yang lebih cerah. Selain itu, hasil jepretan dari Mi A1 juga memiliki detail yang lebih baik. Pada foto menggunakan Mi A1, Anda bisa melihat helaian rambut boneka, sementara foto pada G5S Plus terlihat sedikit mengabur. Namun, kekurangan Mi A1 jika dibandingkan dengan G5S Plus adalah ponsel buatan Moto itu menghasilkan foto dengan tone warna yang lebih baik. 

 

Performa dan Baterai

Xiaomi masih menggunakan resep lama untuk menyajikan Mi A1: harga terjangkau dengan spesifikasi tinggi. Perusahaan asal Tiongkok itu memadankan Qualcomm Snapdragon 625 dengan RAM 4GB dan memori internal 64GB untuk ponsel Android One miliknya. Jika dibandingkan dengan para pesaingnya, seperti Moto G5S Plus, LG Q6 dan Coolpad Cool Dual, ponsel buatan Xiaomi memiliki spesifikasi yang paling tinggi. 

Namun, seperti yang bisa Anda lihat pada gambar di bawah, ketika diuji menggunakan pengujian sintetis alias benchmark, maka nilai yang dihasilkan oleh Xiaomi Mi A1 tidak jauh berbeda dengan sebagian pesaingnya, yaitu Moto G5 Plus dan Coolpad Cool Dual.



Ketika digunakan untuk melakukan kegiatan sehari-hari, Xiaomi Mi A1 memang sudah lebih dari cukup. Ponsel ini bahkan sudah cukup mumpuni untuk digunakan bermain game berat. Memang, terkadang ada sedikit penurunan framerate, tapi itu masalah ini tidak terlalu mengganggu. 

Google memberikan dukungan fitur multitasking pada Android Nougat yang diluncurkan tahun lalu. Itu artinya, fitur multitasking tidak lagi didominasi oleh smartphone premium. Berbekal dengan Nougat, smartphone kelas pemula pun bisa menggunakan dua aplikasi sekaligus.

Namun, tidak semua memberikan pengalaman penggunaan multitasking yang mulus. Dengan spesifikasinya, Mi A1 sudah cukup mumpuni untuk memberikan pengalaman penggunaan dua aplikasi sekaligus yang nyaman.



Untuk masalah baterai, seperti yang dapat Anda lihat pada grafik di atas, Xiaomi Mi A1 memang kalah jika dibandingkan dengan pesaingnya. Meskipun begitu, baterainya dapat bertahan cukup lama untuk digunakan seharian dengan pemakaian wajar. 

Satu kelebihan lain yang dimiliki oleh Xiaomi Mi A1 jika dibandingkan dengan pesaingnya adalah ia memiliki memori internal yang besar, yaitu 64GB. Sementara pesaingnya biasanya hanya memiliki memori internal sebesar 32GB. 
 

Kesimpulan

Di atas kertas, Xiaomi Mi A1 menawarkan spesifikasi paling tinggi dari pesaingnya, setidaknya menyangkut prosesor, RAM dan memori internal. Dengan sistem operasi Android yang masih "murni", Mi A1 menawarkan pengalaman penggunaan yang memuaskan, meski baterainya masih kalah jika dibandingkan dengan pesaingnya yang lain. 

Di harga Rp3 jutaan, Mi A1 sudah dilengkapi dengan dua kamera belakang yang performanya cukup baik. Ponsel ini bisa menghasilkan foto dengan efek "Bokeh". Selain itu, foto dari Mi A1 juga cukup detail.
 
  Xiaomi Mi A1
Prosesor Qualcomm Snapdragon 625 @2.00 GHz
GPU Adreno 506
RAM 4GB
OS Android 7.1.2 Nougat 
Memori Internal 64GB
Kamera Depan 5MP, Belakang 12MP+12MP
Baterai 3.080 mAh
Layar 5,5 inci FullHD (1920 x 1080 piksel)
Harga Rp3.099.000
 

Xiaomi Mi A1

 

8,5

  • Spesifikasi tinggi
  • Kamera belakang ganda
  • Bodi ramping
  • Pendobrak harga pasar
  • Desain tidak istimewa
  • Baterai kurang awet



(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG XIAOMI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA REVIEW
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-10-2017