Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya

Mohammad Mamduh - 18 Agustus 2017 11:52 wib
Lenovo K6 Power
Lenovo K6 Power

Metrotvnews.com, Jakarta: Sementara industri ponsel di Indonesia sedang diramaikan oleh banyak smartphone selfie, Lenovo tetap meluncurkan satu produknya yang menekankan pada kelebihan yang selama ini mereka miliki, yaitu daya tahan baterai. Hal ini dibuktikan degnan kehadiran Lenovo K6 Power, varian lain K6 yang tidak masuk ke Tanah Air.

Melihat sepak terjang Lenovo selama ini, mereka tampaknya sadar betul bahwa konsumen Indonesia sangat menekankan penggunaan smartphone dengan jam operasional yang sangat lama. Namun, kali ini mereka mencoba memperkenalkan ponsel dengan baterai awet tanpa membuang desain yang trendi. Benarkah demikian? Berikut ulasan Metrotvnews.com.

 

Desain

Lenovo K6 Power memang memiliki keunggulan dari segi daya tahan baterai, namun bukan berarti kali ini Lenovo mengorbankan aspek desain. Mengikuti tren warna dan desain yang sedang berkembang, Lenovo K6 Power menyematkan pilihan warna yang trendi, dan unit pengujian kami menggunakan warna emas. Balutan warna ini memang mirip dengan beberapa produk pesaing, termasuk buatan Xiaomi, Oppo, dan Vivo. Ukuran 5 inci dan ketebalan 9,3 mm memang masih proporsional, yang berarti Anda bisa memegangnya secara nyaman dengan satu tangan saja. 

Melihat desainnya lebih jauh, Lenovo K6 Power tetap menanamkan ciri khas Lenovo, yang terdiri dari tiga tombol sentuh back, home, dan menu, dengan letak tombol back di kanan. Layar yang terpasang masih memiliki bingkai yang cukup terlihat, terutama di sisi atas dan bawah. Walaupun begitu, bingkai layar Lenovo K6 Power masih memenuhi estetika, mengingat konsep bezel-less atau tanpa bingkai pada dasarnya masih tersedia untuk ponsel kelas premium.



Beralih ke sisi belakang, Lenovo K6 Power memiliki ciri khas khusus berupa logo Lenovo di bagian bawah, berdampingan dengan lubang speaker. Desain bodi belakang ini mempunyai kesan dapat dibuka dan memberikan akses ke baterai dan pemasangan kartu SIM. Anda akan membuat anggapan tersebut setelah melihat port SIM dan MicroSD yang terpasang di samping.





Anda bisa menemukan komponen sensor sidik jari di bawah kamera belakang, yang posisinya sama dengan smartphone besutan pesaing. Satu hal yang cukup unik adalah desain belakang yang seperti mengusung konsep non-unibody, tetapi seperti yang sudah dijelaskan, sebenarnya bodi belakang ini tidak bisa dilepas. 

Secara keseluruhan, Lenovo K6 Power mempunyai desain yang tidak kalah keren dengan produk pesaing di kelas yang sama. Balutan warna yang tersedia bisa menggoda pengguna untuk memamerkan ponsel dan tidak menggunakan casing tambahan.

 

Software & Antarmuka

Lenovo K6 Power mengadopsi sistim operasi Android 6.0 Marshmallow, dan pihak Lenovo telah memastikan dukung Android Nougat via update OTA. Anda pengguna smartphone Lenovo pastinya sudah mengetahui bahwa ponsel ini menggunakan antarmuka VIBE UI. Di sisi lain, tampilan secara umum antarmuka Lenovo K6 Power tidak berbeda jauh dengan Android versi standar. Anda bisa melihatnya dari tampilan ikon dan akses lainnya dengan cara menggeser panel, yang seakan-akan bukan VIBE UI. 



Layaknya tampilan Android versi standar, VIBE UI pada Lenovo K6 Power menyediakan menu drop down, padahal sebelumnya antarmuka eksklusif ini mengutamakan tampilan yang tidak membuat penggunanya ribet dalam mencari dan membuka satu aplikasi. Akibatnya, tampilan menjadi lebih ramai, ditambah dengan jendela khusus untuk mengakses widget. Dalam banyak skenario, widget kurang dibutuhkan konsumen selama akses aplikasi tidak mengusung konsep drop down.

Hal ini tampaknya sejalan dengan kebijakan Lenovo untuk mulai menghilangkan antarmuka VIBE UI dan beralih ke Android. Kenyataannya, VIBE UI mempunyai sejumlah keunggulan, seperti tampilan ikon yang lebih menarik, akses cepat untuk beberapa aplikasi, sampai fungsi unik yang mengoptimalkan komponen smartphone

Terkait fungsi unik, Lenovo K6 Power menyediakan pengaturan cepat melalui gestur. Berhubung mengutamakan ketahanan daya baterai, smartphone ini menyediakan fungsi yang bisa membuat operasional lebih lama ketika daya baterai dalam keadaan kritis. Sebenarnya, fungsi ini juga telah tersedia untuk beberapa ponsel pesaing.

 

Kamera & Video

Lenovo K6 Power menyediakan kamera dengan kualitas standar. Anda tidak boleh memandingkannya dengan smartphone buatan Samsung, walaupun di kualitas yang sama. Kamera selama ini memang bukan menjadi keunggulan Lenovo, dan tidak heran jika mereka lebih rajin meluncurkan varian ponsel yang mengutamakan ketahanan baterai. Lenovo K6 Power menyematkan kamera belakang 13MP, yang kualitasnya sudah memadai untuk keperluan foto biasa, seperti foto pemandangan atau foto keluarga.

Tentunya, pencahayaan yang tepat, seperti di siang hari yang cerah, membuat kamera belakang ingin menghasilkan foto yang ciamik, dan ini dilakukan dengan pengaturan standar. Anda juga bisa melihat detail objek dengan lebih baik saat zoom in. Untuk komposisi warna, tidak ada perbedaan signifikan yang membuat satu warna lebih menonjol, tetapi ini tetap tergantung pencahayaan.

Kualitas foto akan sangat menurun ketika kamera ini dipakai untuk merekam momen dalam ruangan yang pencahayaannya terbatas. Kamera secara otomatis menyesuaikan setelah Anda mengaktifkan mode HDR, tetapi hal itu tidak akan cukup. Akibatnya, muncul banyak sekali noise pada bagian yang kurang mendapatkan cahaya. Menggunakan mode manual bisa memang bisa meningkatkan kualitas fotonya, meskipun pada akhirnya tidak terlalu menonjol. 



Sementara itu, kamera depan 8MP pada Lenovo K6 Power menghadirkan kualitas jepret selfie yang cukup baik, termasuk ketika menggunakan mode beautify. Anda bisa melihat contoh foto di atas dalam kondisi cuaca mendung tanpa mengaktifkan mode ini. Detail objek yang dihasilkan cukup akurat, dan secara keseluruhan kualitasnya masih sama dengan beberapa produk pesaing yang mengklaim kamera depannya sangat bagus.

Untuk video, Lenovo K6 Power sanggup merekam pada resolusi 1080p dengan framerate 30fps. Anda akan merasakan panas ketika merekam video dengan resolusi ini mulai dari 10 menit pertama. Di sisi lain, kualitas video yang ditawarkan lebih dari cukup untuk Anda yang ingin berbagi via media sosial atau pengirim pesan.

 

Performa& Baterai

Lenovo K6 Power berada di kelas menengah, dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 430. Cukup besar, proesor ini ditopang oleh RAM 3GB dan memori internal 32GB. Spesifikasi yang cukup mumpuni ini sanggup memenuhi berbagai kebutuhan Anda. Termasuk pengaturan awal smartphone pertama kali dinyalakan, Anda tidak akan menemukan lag saat menggeser panel untuk mengakses aplikasi. Waktu boot yang diperlukan juga tergolong cepat, dan kelebihan ini tidak banyak ditemukan pada jajaran ponsel besutan Lenovo. 

Kapasitas memori yang cukup besar memungkinkan penyimpanan foto atau aplikasi dalam jumlah yang cukup banyak. Besar RAM yang diusung juga mendukung penggunaan beberapa aplikasi sekaligus. Dalam skenario pemakaian sehari-hari, saya bisa mengakses sekitar 12 aplikasi, seperti media sosial, email, layanan gaming, atau game, tanpa harus menutup sepenuhnya. 





Sebenarnya, performa secara umum kurang optimal karena prosesornya yang masih berada di kelas bawah, sekalipun merupakan generasi terbaru. Anda tetap menemukan lag ketika menjalankan aplikasi berat, termasuk bermain game balap seperti Asphalt. Berhubung bodi metal, Anda akan merasakan panas ketika bermain, dan panas ini cukup terasa. Prosesor juga bisa menjadi penyebab berikutnya. Tidak hanya saat main game, panas juga cukup terasa ketika membuka aplikasi media sosial yang memerlukan memori cukup besar dan pemakaian yang cukup lama, seperti Facebook.

Secara performa, Lenovo K6 Power cukup kompetitif di kelasnya. Anda bisa melihat grafik performa di bawah ini. Ponsel pesaing yang menjadi perbandingan saya pilih berdasarkan rentang harga yang tidak berbeda jauh. Dua ponsel Xiaomi, harus diakui memiliki performa yang lebih baik, dan salah satu alasan utamanya adalah prosesor yang pada Lenovo K6 Power lebih rendah. Redmi 4X menggunakan Snapdragon 435, sementara Redmi Note 4 menyematkan Snapdragon 625. Penggunaan prosesor dengan kelas yang lebih rendah seharusnya mampu membuat daya tahan baterai jauh lebih lama.

Mengusung daya baterai 4.000 mAh, Lenovo K6 Power mampu bertahan selama 10 jam dalam kondisi pemakaian intensif. Artinya, ponsel ini bisa terus beroperasi dengan kondisi pengguna aktif membuka aplikasi, mengirim pesan, bermain game, memutar lagu dan video, atau melakukan live streaming. Jika melihat perbandingan dengan beberapa kompetitor, ponsel besutan Xiaomi masih menang dari aspek ini. Namun, Lenovo K6 Power masih bisa menghemat daya lebih jauh setelah Anda mengaktifkan mode hemat daya melalui pengaturan.


Kesimpulan

Lenovo K6 Power memang sangat menekankan daya tahan baterai yang lama. Performanya mungkin tidak sebanding dengan beberapa pesaingnya, tetapi setidaknya Lenovo telah mencoba menawarkan satu produk menjanjikan di harga yang cukup kompetitif. Beberapa keunggulan yang meyakinkan penggunanya untuk tidak perlu membawa kabel pengisi baterai merupakan hal yang layak diperhitungkan.

Secara desain, Lenovo K6 Power juga tidak kalah. Anda bisa melihat adopsi gaya yang cukup premium, dan Lenovo memastikan bahwa smartphone ini mempunyai kualitas material yang tidak kalah bagusnya dengna produk kompetitor. 

 
  Lenovo K6 Power
Prosesor Qualcomm Snapdragon 430 1,4GHz octa-core
RAM 3GB
OS Android 6.0 Marshmallow
GPU Adreno 505
Memori Internal 32GB
Kamera 13MP (belakang) + 8MP (depan)
Dimensi 141,9 x 70,3 x 9,3 mm
Bobot 145 gram
Baterai 4.000 mAh
Layar 5 inci 1920 x 1080 pixel
Harga Rp2.399.000
 

Lenovo K6 Power

 

7,0

  • Antarmuka ringan
  • Daya tahan baterai unggul
  • Kualitas material cukup baik
  • Belum ada peningkatan di kualitas kamera
  • Performa kurang bersaing



(MMI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG LENOVO
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA REVIEW
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-11-2017